Oleh: empray | April 22, 2008

Jangan Batasi…

Jika kita mau berubah dan mau menjadi orang besar(kaya) atau kita ingin berpenghasilan besar maka janganlah membatasi diri kita dengan lingkungan dimana kita hanya bisa melakukan hal-hal itu saja.Jadi kita harus keluar mencari hal-hal lain yang bisa membuat diri kita besar,membuat penghasilan kita besar.

Jangan selalu menyalahkan diri sendiri atau menilai diri sendiri itu tidak bisa berbuat seperti yang lain,merasa diri kita bodoh atau pasrah terhadap nasib kita,buang itu semua karena itu yang menjadikan diri kita menjadi kerdil dan tidak bisa berubah.

Bergaulah dengan orang-orang yang sukses jika kita ingin sukses..

Bergaulah dengan orang orang pintar jika kita ingin pintar..

Bergaulah dengan tukang ojek jika kita mau jadi tukang ojek..

Bergaulah dengan pencopet jika kita ingin menjadi copet..

Begitu seterusnya..apa yang kita inginkan tergantung dari pada dimana kita bergaul(berkumpul).

sekarang anda dengan siapa?…

Oleh: empray | April 18, 2008

Cara untuk berubah..

Mungkin anda ingin mengubah keadaan kehidupan ekonomi anda? jika anda ingin mengubahnya silkan baca artikel ini .

Ada rumusan yang saya dapatkan dari berbagai sumber yang saya sendiri kurang jelas siapa yang mengawali pemikiran dengan rumusan dibawah ini:

A +B+C+D=Sukses

Kelihatan hal ini sangat sepele tapi jika anda mencoba untuk merenungkan anda bisa gunakan rumusan diatas untuk merubah keadaan ekonomi anda.

Ekonomi keluarga diawali dengan adanya penghasilan dari anggota keluarga yang bekerja.Tapi apakah gaji atau penghasilan anda cukup? jika masih kurang anda berhak untuk merubahnya jangan batasi diri anda dengan selalu mengharapkan gaji dari pekerjaan anda saja.Anda bisa mencoba jenis usaha lain yang mungkin bisa membuat penghasilan anda besar.

Mari kita coba menjabarkan rumusan di atas:

A     = A L A T

Jika anda ingin mendapatkan penghasilan yang lebih besar dari sekarang ,anda bisa mencari atau menambah ataupun mengganti pekerjaan anda sekarang dengan pekerjaan/usaha yang benar-benar berpotensi menambah income buat anda.

B      =B E K E R J A

Jika alat anda telah diganti atau anda tambah anda harus tetap bekerja pada tempat yang baru ,karena dengan demikian kita dapat melihat hasil dari pekerjaan kita tersebut.

C     =C I T A  -  C I T A

Untuk bisa melakukan itu semua anda butuh yang namanya cita-cita,tanpa adanya ini anda tidak akan berubah dan anda tidak akan mau berpindah bekerja.Dengan cita-cita ini merupakan nyawa anda untuk terus mendapatkan hasil yang anda idam-idamkan.

D     =D O ‘ A

Setelah semua anda lakukan yang diatas maka untuk lebih menambah ringannya kerja anda dan mudahnya keinginan anda maka anda wajib berdo’a kepada yang Maha Kuasa,niscaya semua yang anda inginkan bisa tercapai.

Sumber:berbagai sumber

Oleh: empray | April 18, 2008

Anda ada di golongan mana?

Hasil survei yang dilakukan oleh Hartford Insurance Group, yang Saya kutip dari buku Rich Dad Poor Dad” (Robert T. Kiyosaki), menyadarkan Saya akan kenyataan hidup yang kurang menyenangkan;

 

Pada usia 65 tahun, dari 100 orang:

36% – Meninggal Dunia
54% – Bangkrut
5% – Tetap Harus Bekerja
4% – Berkecukupan
1% – Makmur Sejahtera

 

Lihat disekeliling Anda. Apakah data statistik tersebut sesuai dengan kenyataan yang ada?

Ya, demikianlah kenyataannya. Tak jarang kita jumpai, seseorang yang pada masa produktif demikian hebatnya, baik secara finansial dan mental, mengalami depresi dan masalah finansial pada saat pensiun. Istilah “post power syndrome” seolah sudah menjadi hal yang lumrah, dan menimpa hampir semua orang dimasa pensiunnya.

Jadi, problemnya tidak hanya secara finansial, tapi juga mental. Apapun jabatan dan pekerjaan Anda saat ini, akan tiba saatnya bagi Anda untuk pensiun. Sesuatu yang tidak dapat kita hindari. Yang harus menjadi perhatian Anda adalah, kehidupan seperti apa yang Anda inginkan pada masa pensiun Anda?

Data statistik tersebut juga mengungkapkan kenyataan bahwa hanya 1% orang pada usia 65 tahun yang hidup makmur dan sejahtera, dan hanya 4% yang hidup berkecukupan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa hanya 5% orang yang hidup dalam kondisi yang menyenangkan di masa pensiunnya.

Terus, apa yang terjadi dengan 95% orang lainnya???

Mereka menderita!
Struggling! Mentally and Financially! And then, died..!

Kemudian, ada data statistik lain, yang juga seiring sejalan dengan data statistik diatas;

 

“Bahwa 95% orang didunia ini, hanya
memiliki 5% dari potensi kekayaan dunia.

Dan, hanya 5% orang didunia ini yang
memiliki 95% dari potensi kekayaan dunia!”

 

Jadi, dari kedua data statistik diatas, dapat disimpulkan bahwa ada 2 kelompok manusia didunia ini;

“Kelompok 95% Dan Kelompok 5%”

 

KELOMPOK 95%

Dari angka-nya saja, dapat disimpulkan bahwa kelompok ini me-representasikan mayoritas orang didunia. 95% orang yang Anda temui sehari-hari adalah orang dari kelompok ini. Mereka adalah karyawan, buruh, pengacara, dokter, praktisi, tukang ledeng, tukang kayu, olahragawan, seniman, pemilik bisnis kecil, dlsbnya.

Ciri-ciri yang nyata dari kelompok ini adalah mereka bekerja untuk uang! Mereka menukarkan waktu-tenaga-pikiran untuk uang. Dan menghasilkan pendapatan yang terbatas. Anda tahu kenapa? Jawabannya sederhana dan logis; karena semua orang didunia ini hanya memiliki 24 jam dalam satu hari.

 

KELOMPOK 5%

Ya, hanya 5% orang didunia yang masuk dalam kelompok elite ini! Siapa mereka? Mereka adalah para pemilik bisnis besar dan investor. Apa yang membedakan mereka dengan kita?

Maaf kalau jawabannya agak mengganggu Anda, tapi ini adalah bagian dan kenyataan penting yang harus Anda ketahui;

 

“mereka menggunakan waktu-tenaga-pikiran-uang
orang-orang di Kelompok 95%, untuk menghasilkan uang bagi mereka! mereka menggunakan uang untuk menghasilkan uang bagi mereka”

 

Think about that! Bagaimana mungkin mereka bisa memiliki 95% kekayaan dunia dengan hanya memiliki waktu yang sama dengan kita (24 jam dalam 1 hari!)?

“Mereka Melakukan Sesuatu Yang Dikenal
Dengan Istilah ‘Leverage’; Yaitu Memanfaatkan Waktu-Tenaga-pikiran -Bahkan Uang-
Orang Lain Untuk Menghasilkan Uang!”

 

“Atau Dengan Definisi Lain, Leverage Diartikan
Sebagai Sebuah Kemampuan Untuk Menghasilkan Sebanyak-banyaknya, Dengan Usaha Yang Sekecil-kecilnya”
 


Jadi jelas, mereka memiliki dan melakukan “Leverage”, sementara Kelompok 95% tidak. Mereka bekerja secara cerdas dan efisien (Work Smart) sementara kebanyakan orang bekerja keras (Work Hard). Dan jelas pula kenapa lebih banyak orang yang sedang-sedang saja atau miskin, sementara hanya sedikit saja orang kaya di dunia ini.

Lantas, bagaimana caranya untuk bekerja secara cerdas dan cermat? Bagaimana caranya untuk pindah ke kelompok elite 5%? Apakah pekerjaan yang Anda miliki sekarang sudah Anda lakukan secara cerdas dan cermat? Apakah ada prinsip leverage-nya? Apakah leverage-nya sempurna?

 

 

Mudah-mudahan tulisan ini ada manfaatnya untuk Anda, dan dapat membuka pikiran/wawasan Anda bahwa kenyataan yang ada di-dunia ini tidaklah seindah yang kita bayangkan. Namun, selalu ada cara untuk pindah kelompok, dari 95% ke 5%.

Sebagai penutup edisi kali ini, izinkan lah saya berbagi sebuah kata bijak;

 

“Siapa Anda Hari Ini, Adalah Murni Hasil
Dari Apa Yang Anda Putuskan/Lakukan
3 – 5 Tahun Yang Lalu. Siapa Anda 3 – 5 Tahun Kedepan;
Adalah Apa Yang Anda Putuskan/Lakukan Saat Ini!”

 

Sumber:yoki p.

 

Kategori